Kepada Putraku – 02

You are one of the anchors to my sail,

You are one of the roots to my growing tree

You are one of every reasons I am standing tall today!

Happy two years my love!

I love you to the moon and back 3000 times!

May Alloh grants you abundance of blessings, rahmah and hidayah…

bukta

Advertisements

Beyond Average

Tags

, , ,

Sedikit personal thoughts dalam sistem zonasi sekolah

Berangkat dari sebuah fakta bahwa memang sekolah-sekolah di Indonesia tidak bisa disamaratakan kualitasnya. Nggak usah antar provinsi deh, di Pati saja antar kecamatan kualitasnya bisa langsung jomplang. Saya nggak terlalu paham detail peraturan zonasi ini tetapi yang jelas sistem ini punya potensi akan membuat siswa unggulan mungkin saja tidak akan diterima di sekolah unggulan dan sebaliknya.

Saya paham tekanan yang dihadapi siswa dan orang tua murid. Nyari sekolah anak itu bikin stress, ada buanyak faktor yang musti diceklis dan dipertimbangkan. Baru milih TPA buat Awo aja kemarin sudah bikin galau, yang jelas we want the best school available for our children kan.

Dan mengapa sekolah unggulan yang diminati? Ini pun saya juga paham sekali, karena mau diakui atau tidak ada banyak kemudahan dan priviledge dari sekolah unggulan yang tentunya kualitasnya bagus (dari segi mana saja).

Kalau dianalogikan seperti pas kita membahas Maudi Ayunda yang galau milih Harvard atau Stanford, dan banyak yang menjudge doski punya banyak priviledge makanya bisa begitu. Yes, benar dia punya kemudahan dan kesempatan tetapi kita nggak boleh memandang sebelah mata perjuangan yang dia lakukan yang mana kitaaa netizeeen nggak ada yang tahu sebesar apa.

Balik lagi ke sekolah unggulan dan yang bukan unggulan.

Ya sekolah unggulan menyediakan beragam priviledge, tetapi balik lagi ke siswanya. Bisa memanfaatkan itu atau tidak. Apabila ada kekhawatiran orangtua tentang anak akan dipengaruhi lingkungan sekolah karena sekolahnya less unggul, ya bisa jadi itu benar, tetapi tidak sepenuhnya seperti itu. Ada siswa unggul yang mau ditempatkan dimana saja akan tetap unggul. Dia akan memanfaatkan berbagai metode alternatif lain untuk tetap mengasah kemampuannya.

Well, ini saya ngomong berdasarkan pengalaman pribadi sih. Ada suatu momen dalam sejarah pendidikan saya, saya memilih masuk ke sekolah yang pada masa itu less priviledged, dan Orang-orang tentunya mencibir keputusan itu, tetapi setelah lulus dari situ pun tidak membuat saya menjadi rata-rata. No I was still beyond average or if I can say I was the best student in the region.

Jadi, selain kita mendukung program pemerintah untuk memeratakan kualitas pendidikan, kiranya kita sebagai bagian masyarakat, sebagai orang tua, pun turut mendidik anak-anak kita untuk menjadi lebih tahan banting, untuk tetap fokus pada pengembangan dirinya meski berada di lingkungan yang mungkin kurang mendukung. Tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk. Dan punya sistem buffer dan pertimbangan yang baik.

Syukur-syukur lagi, kita bisa dapat rezeki untuk bisa sekolah di sekolah terbaik ya. But not everything will go our way, jadi tugas kita untuk bisa mudah beradaptasi dan tahan banting berjuang di setiap kondisi.


It is what happen to me right exact this moment. You wont believe to what I have been through but it is life.

xoxoxoxoxo

atviana

Fifty Shades of Indigo

Tags

, , , , , , , , , ,

Lol, judulnya…

Sejak hari Rabu lalu, tepatnya sih Selasa malam, saya sedang dalam tugas kantor di Yogyakarta. Mengambil penerbangan paling malam dari Jakarta, tiba di Kota Bakpia sekitar hampir pukul 9. Tidak berhenti disitu. Hari Selasa yang terasa sangat panjang, karena sebelum ke Yogya saya juga masih menyelesaikan beberapa pekerjaan di kantor dan mondar-mandir di seputaran Senayan-Kebayoran Baru sejak hari senin. Dilanjutkan setelah sampai di Yogyakarta pun ada beberapa printilan-printilan yang harus dipersiapkan dan baru beres sekitar jam 12 malam. Kemudian baru masuk kamar dan semacam pingsan.

Besoknya bangun pagi-pagi dengan mata merah untungnya si muka agak cerahan ya gegara make sheetmask leh oleh Bos dari Jepun si Lululun mask yang emang ternyata enaaaks banget meen. Bisa beli lagi lah nanti.

Continue reading

nothing special

Nothing indeed special today, except I was working all over the weekend.

I am tired but happy because the works were eventually wrapped, I had a delicius sushi for dinner and have a happy kid that called me so many times a day.

And I am being 30 today.

Alhamdulillaaaah.

Nothing special and all the praises to the Almighty. Alhamdulillaaaahirabbil ‘alamin.

Flash Update: Liburan Lebaran

Tags

, , , , , , , ,

Assalamu alaikum wr. wb.

Hello the dear readers!

Sudah lama ya dari postingan terakhir yaaaang kayaknya sekitar tiga mingguan lalu. Yeah, dua minggu terakhir abis libur lebaran dan sebelum itu, “mencoba” membereskan pekerjaan sebelum liburan, yang hasilnya sebenarnya nihil juga sih. Ujung-ujungnya selama liburan saya juga masih bekerja. Ya sudahlah resiko. Dan kemarin hari pertama masuk kantor pun langsung lembur dan minggu depan mau ada tugas keluar kota. Huoo. Padat jadwal mamak.

Pengen update aja sik. Kayaknya nggak terlalu sempet mau cerita detail-detail karenaaaa, gw ini dikejar satu artikel dan satu tugas kantor sebenarnya sambil nulis ini pun—curi-curi ini namanya. LOL. Continue reading

Nano-Nano

Tags

, , ,

Selama saya tinggal di Jakarta sejak 2014, yeah minus pertengahan tahun 2017 hingga awal tahun 2019 banyak sekali yang sudah saya lalui, alami dan saksikan. Beragamlah konteksnya dari yang inspiring, yang bikin geleng-geleng kepala, lucu, sedih, bikin marah, bikin bingung, ada semua. Mengapa rasanya kompleks sekali? Karena mungkin Jakarta ini dinamis banget ya, orang yang dijumpai sehari-hari berjuta-juta dan atmosfernya pun beragam.

Ini baru aja kejadian tadi sepulang kantor. Karena suasana yang masih belum kembali normal kepadatan kendaraan di arteri utama masih di bawah jumlah biasa ketika jam pulang kantor menjelang buka puasa yang syalalalala.

Continue reading

Honestly, I don’t wanna lie!

Tags

, ,

Picture from Pixabay

***

The title is kinda self explanatory.

Continue reading

Tetiba Kangen

Tags

, , , ,

Provokatif sekali judulnya.

Wkwkwk. LOL biarlah.

Malam-malam saya tetiba merasa kangen Eropa. Entah mengapa. Mungkin karena tadi baru cerita-cerita sama temen soal pengalamannya di London selama kuliah, dan London termasuk salah satu bucket list saya yang belum tercoret.

Oke sudah 6 bulan sejak kunjungan terakhir. Foto di atas itu pertama kali injakkan kaki di Paris tahun 2013. Panteslah sudah kangen. Saya benar-benar berharap kunjungan saya ke Eropa selanjutnya bisa ngajak bocah. Dan saya percaya kekuatan mimpi dan doa.

Continue reading

Traveling Talk: What A Holiday

Tags

, , , , ,

Assalamu ‘alaikum wr wb.

Hello dear readers, I am writing to you on my journey back to Jakarta. Di atas kereta Gumarang Eks-2 kursi yang nemplok ke jendela. Sorry ya mau sombong dikit soalnya gegara sekarang kerjaannya bolak-balik Jakarta Semarang mainannya cuma Kereta Ekonomi, mentok-mentok Ekonomi Premium. Tetapi karena untuk kali ini udah kehabisan tiket, kita naik ekse lagi. Heu zaman sudah berubah Alfonso.

Kalo inget zaman dulu bolak balik Jakarta Semarang ogah kalo nggak naik kereta ekse. Wkwkwkwk. Demi beli berlian cyin, musti hemat.. #gayalumak

Well, sejak Jumat lalu saya menghabiskan long weekend bersama keluarga dan juga my adorable son di Yogyakarta. Masih perlu digarisbawahi, Yogyakarta adalah kota favorit keluarga kami. My Mum and Dad kinda have special bond with this wonderful city. Jauh sebelum saya atau adik saya sekolah di sana. My parents from time to time sudah suka sekali ke Yogyakarta. Di tambah adekku dan aku juga pernah lama tinggal disana akhirnya kita semua punya bond khusus, termasuk Awo.

Continue reading

demi sebuah suara

Tags

, , , ,

Assalamu ‘alaikum wr wb.

Sebelum hari ini berakhir izinkan saya menuliskan kegundahan yang saya rasakan seharian ini.

Pagi ini, 17 April 2019, kita kembali melalui Pemilihan Umum serentak, langsung 5 item, Presiden-Wakil Presiden, DPR D Tingkat I dan II, DPR dan DPD. Mana hampir semua surat suaranya segede-gede gambreng. Untung biliknya muat pas dijembrengin itu suara satu-satu. Saya di sini bukan mau ngomongin soal pilihan ya, biarkan itu menjadi rahasia saya pribadi namun dengan suatu keyakinan, InsyaAlloh saya tidak menyia-nyiakan suara saya seperti periode lalu.

Ini yang mau saya bahas. Pada pemilihan Presiden 2014 kayaknya saya ke TPS tapi saya nggak milih. Tepatnya dulu waktu masih kuliah di Yogyakarta. Jadi ada rasa sesal tersisa. Kemudian dipicu dengan kondisi aktual saat ini saya merasa, saya harus menggunakan hak pilih saya meskipun berliku.

Ya tentu saja berliku.

Continue reading