Tags

, ,

Dulu saya pernah nulis tema ini dengan isi yang mirip-mirip ginilah soal pergeseran preference yang terjadi. Bisa dilihat disini. Yeah, pergeseran ini bisa diakibatkan oleh banyak hal. Misalnya saja umur, dan berbagai macam faktor lain. Salah satu hal yang benar-benar kelihatan banget adalah perubahan preferensi saya dalam menikmati k-drama.

Yes I am still binge watching good k-drama. Ngikutin series yang sedang tayang, atau nontonin series yang udah tamat. Tapi ada perbedaan yang saya sadari terjadi.

Sebelum saya membahas lebih lanjut, sambil dengerin ini yuk! Gak rugilah dengerin IU mah, lagu ini ada kaitannya dengan drama yang baru saja beres saya tonton, yes, My Ahjusshi, dengan OST-nya Dear Moon.

PS: duh sorry ya, ternyata video dibawah nggak bisa di playback di WordPress, karena disetting sama yang punya (KBS Kpop), dan aku g nemu video lain yang IU nyanyiin lagu ini sebagus ini kualitasnya, iyelah ini kan Sketchbook! Ke Yutub aja ya langsung kalau mau dengerin!

Saya sadari beberapa tahun terakhir, terutama setelah setelah saya masuk ke dunia kerja, setelah saya jadi orang tua, dan setelah banyak hal-hal terjadi dalam hidup saya, saya lebih memilih nonton drama yang realistis.

Maksudnya gimana sih, drama kok realistis? Namanya juga drama kan ya, pasti boongan dan didramatisir…

Okelah bagian itu emang bener dan nyata adanya, drama pasti nggak lepas dari “dramatisasi”, tapi saya sekarang lebih suka dan bener-bener menikmati cerita yang diangkat dari keseharian hidup orang, dari apa yang benar-benar related sama hidup kita. Contohnya saja Misaeng. Saya nonton ini sekitar akhir masa studi saya dan masa-masa awal saya masuk dunia kerja.

misaeng

Banyak sekali cerita yang bisa kita korelasikan. Dan gimana ya, tokohnya itu nggak murni hitam putih, banyak yang abu-abu, karena sejatinya manusia juga gitu kan? Nggak sepenuhnya dibagi menjadi dua golongan: jahat dan baik, sering kali kita berada atau mengambil keputusan yang berada pada area tengah, yang nggak sepenuhnya baik, tapi nggak sepenuhnya buruk juga kan?

Kemudian ada Mother, ini pernah saya tulis sendiri jadi satu postingan. Totally can relate lah, terutama untuk bagian perjuangan being a mom, raising kid dan parenting. Benar-benar mewakili.

Mother11-768x432

Selain itu ada Sky Castle, you know this drama right? How this drama became the “IT” drama of South Korea? Karena emang ceritanya apik banget.

hipwee-SKY_Castle-GP-750x422

Selanjutnya ada Beautiful World, meski nggak sehits Sky Castle, tapi ini bener-bener bagus banget ceritanya. Secara pribadi saya beneran nggak menduga soal plot twist di endingnya.

Beautiful_World_(Korean_Drama)-P1

Kemudian yang baru saya bereskan weekend lalu, lebih tepatnya, episode terakhir saya tonton selama perjalanan Semarang-Jakarta sore kemarin di dalam kereta, di bawah guyuran hujan, saya misek-misek sendiri: My Mister yang diperankan sama Lee Ji Eun atau IU dan Lee Sun Kyun.

 

Meski drama ini udah keluar lama, tapi saya baru minat nonton dan terkejut, duh ini bagus banget! Beneran heart-warming banget drama ini. We learnt about love in humanity. Memanusiakan manusia.

my mister

Dari sisi pelajaran yang bisa dipetik, nggak salah sih drama-drama di atas banyak nyabet penghargaan kanan kiri. Wajar saja. Dan saya tentunya bener-bener menikmati nonton setiap episodenya.

Meskipun demikian nggak menutup kemungkinan buat saya nonton drama uwu-uwu. Cuma sekarang frekuensi dan minatnya jadi lebih rendah, yang uwu-uwu lebih sering diskip, kalau ada yang jenis-jenis begini.

Kalau ada yang punya rekomendasi drama dengan tema senada boleh lo dishare di mari!

See yaa,
atviana