Tags

, , , , , , , , , , , , , ,

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Hallo reader sekalian, this day is my last day in office for 2014 and I dedicated my last day to write this—instead of my work. Aaah… Sejak menemukan MyEndNoteWeb bulan Oktober lalu saya sudah ingin membuat tutorial/guidelines nya, hanya saja belum ada kesempatan. Saya mengenal EndNote semasa kuliah sarjana, tetapi tidak saya gunakan dan baru aktif menggunakannya sejak Semester 3 pascasarjana.

Anyway, apa itu EndNote? EndNote adalah sebuah software keluaran THOMSON REUTERS yang sangat berguna dalam hal mendaftar, mengumpulkan dan mengelola referensi. Terutama banyak digunakan dalam proses kajian pustaka atau literature review. Intinya software ini sangaaaaat banyak gunanya dan sangaaaat membantu bukan hanya untuk para professional tetapi juga teruntuk dummies, mahasiswa yang lagi ngerjain skripsi/thesis dan belum pernah menggunakan software sitasi.

Software ini tentunya berbayar, tapi jangan khawatir. Ada versi gratis nya—dengan gaya kulit manggis—dan resmi >> klik disini. Kelemahannya hanya kita harus tetap online untuk menggunakan layanannya. But why should bother, you have to be online to search the references anyway. Ahahaha…

Langsung saja kita praktek ya…

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai penjelasan pada gambar, please kindly click each of images. :D

Sign In

Login

Ini adalah halaman muka dari MyEndNoteWeb. Kita hanya perlu mendaftar menggunakan email dan mendownload adds-on software Cite While You Write yang tersedia di laman download. Adds-on ini bila di install akan terintegrasi dengan Microsoft Word. Saya belum pernah menggunakan OS selain Windows, jadi saya tidak bisa memastikan kekompetibelan si EndNote untuk Linux atau iOS.

Feel free buat ngubek-ngubek internet untuk tau lebih lanjut.

Download Cite While You Write

Download Cite While You Write

Selanjutnya adalah bagaimana memulai menggunakan EndNote? Ada 3 cara untuk memasukkan referensi baru ke dalam EndNote, Online Search, New Reference atau Import Reference. Mari kita bahas satu persatu.

Online Search

Collect by Online Search

Collect Reference by Online Search

EndNote menyediakan fitur mesin pencari referensi berupa jurnal, artikel, chapter buku, buku atau lainnya yang terhubung dengan situs-situs referensi kenamaan seperti Science direct. Saya jarang menggunakan fitur yang ini, soalnya kepentok masalah ketersediaan referensi. Sebagian besar yang terjaring mesin pencari EndNote bukan merupakan jurnal gratis. Sulit untuk orang seperti saya yang tidak memiliki akses terhadap referensi. Meski institusi saya kredibel, hanya saja Unes** bukan sepenuhnya lembaga riset, dan saya bukan lagi mahasiswa. Ahahaha… Sudahlah lupakan. :p

New Reference

Collect reference by New Reference

Collect reference by New Reference

Fitur selanjutanya adalah New Reference, fitur ini memungkinkan kita untuk memasukkan referensi secara manual. Hal ini berlaku apabila referensi yang kita miliki berupa hardcopy dan tidak menemukan file sitasi nya di internet. Eh.. eh.. eh.. Apa itu file sitasi? Nanti saya bahas di fitur selanjutnya. Pada fitur ini semua opsi informasi referensi bisa dilengkapi. Seperti Penulis, Editor, Judul, Tahun terbit, Jenis Referensi dan lain sebagainya—another Feel free moment to try. Ahahahaa…

Perlu saya tambahkan untuk memasukkan penulis harus memasukkan nama seluruh penulis dengan format;

Nama Belakang, Nama Depan.
Nama Belakang, Nama Depan.

Banyaknya baris dapat disesuaikan dengan banyaknya jumlah penulis. EndNote akan secara otomatis mengatur jumlah nama yang akan ditampilkan sesuai dengan style penulisan referensi yang digunakan.

Import Reference

Haaa.. Tiba pada fitur yang selalu saya pakai. Saya mencari referensi dengan menggunakan Google, atau Google Scholar. Setelah memperoleh referensi dalam bentuk pdf, saya mendownload file sitasi referensi yang dimaksud. File ini yang akan kita import ke dalam EndNote. Setiap jurnal atau referensi yang terbit secara online akan dilengkapi dengan file sitasi ini. Google Scholar, Google Book juga menyediakan nya. Berikut ini adalah cara-cara untuk mendownload file sitasi.

Google Scholar Search

Google Scholar Search

ScienceDirect search

ScienceDirect search

Selanjutnya Kita tinggal memilih jenis format yang kita inginkan dan kemudian dapat kita import file tersebut ke dalam EndNote dengan menyesuaikan format file nya seperti dibawah:

Collect refrence by Import Reference

Collect refrence by Import Reference

Mengenai Jurnal berbayar yang tidak bisa saya download, cara menyikapinya apabila memang tidak tersedia di tempat lain (setelah mencari di ReseachGate dan tidak ketemu) saya menggunakan abstraknya saja yang terkadang sudah mencakup seluruh hasil kajian studi tersebut seperti kesimpulan, metode, lokasi maupun background. Namun apabila saya ingin tetap membaca isinya, terkadang saya meminta teman yang memiliki akses untuk mendownloadkan jurnal yang saya inginkan. Selalu ada jalan jika ingin ke Roma, benar kan? Ahahaha..

Format Reference

Setelah proses import selesai, kita akhirnya punya daftar referensi. Daftar referensi ini bisa kita format, dan kita kelompokkan sesuai dengan tema/topik misalnya, keperluan dan lain sebagainya.

Mengatur My Reference

Mengatur My Reference

Selain itu, kita juga bisa memilih format daftar sitasi yang kita inginkan. Banyak format dan style yang berkembang dalam dunia sitasi, seperti Harvard, APA, Author-date. Bisa kita sesuaikan dengan jurnal yang ingin kita tuju seperti aturan jurnal Nature, Journal of Hydrology atau yang lain. Even kita bisa membuat style kita sendiri bila diperlukan. Hanya saja saya belum pernah membuat style sendiri untuk EndNoteWeb, tetapi pernah saya membuat style sendiri menggunakan EndNote Desktop versi 3.

Format Bibliography

Format Bibliography

Cite While You Write

Selanjutnya adalah penggunaan EndNote di dunia nyata. Ahahaha.. Bukan, tetapi penggunaan EndNote ketika kita menulis. Seperti yang sudah saya katakana sebelumnya kita harus menginstall Adds-on terlebih dahulu dan berikut ini adalah tampilan EndNote yang sudah terintegrasi pada Microsoft Word.

Contoh pada Microsoft Word

Contoh pada Microsoft Word

Ketika kita sedang menulis kemudian merujuk sebuah atau beberapa referensi sekaligus kita tinggal memilih pilihan EndNote >> Insert Citation >>  temukan referensi yang diinginkan kemudian Insert. Secara otomatis informasi reference akan muncul pada lokasi kursor di dalam teks. Kita juga bisa mengubah style dengan tidak menyertakan pengarang, hanya tahun saja atau sebaliknya. Semua ada pada pilihan Edit Citation(s).

Insert Citation ke dalam Teks

Insert Citation ke dalam Teks

Contoh Kutipan dalam Teks

Contoh Kutipan dalam Teks

Setelah menyertakan referensi di dalam teks/paragraf, secara otomatis, daftar pustaka akan terbentuk pada halaman terakhir dokumen yang sedang kita buka. And voila, we have our own reference list without make one with very stylish style and neat. Magic… Kita juga bisa mengubah format sitasi langsung pada Microsoft Word dengan pilihan format.

Pilihan Style EndNote di Microsoft Word

Pilihan Style EndNote di Microsoft Word

inilah yang menyebabkan saya menyatakan berulang kali bahwa EndNote merupakan penyelamat pekerjaan saya. Pertama kali tekun menggunakan EndNote adalah selama mengerjakan Tesis. Saat mengerjakan Skripsi I didn’t really bother to used that, only knew that EndNote existed or something, but now, it is my everything. Terutama merujuk pada pekerjaan saya saat ini yang selalu membuat kajian pustaka, EndNote is the best partner. Probably you could use any other citation software out there instead of EndNote. I don’t have preference since EndNote is the only citation software I ever use and now it has online version so I could store my reference online and could use it everywhere, everytime in every computer with internet connection.

Aah.. Benarkan guidelines yang saya buat itu dumb. Tetapi cobalah untuk mengerti *Backsound nya Jrocks tiba-tiba kedengeran sayup-sayup*

Anw, semoga berguna lah yaa guidelines nya. Good luck with your Literature Review, daaan ada berita baru yang saya terima hari ini, We are free to go home early today. I love my Office, indeed.

Till the next post, stay warm and be prepared for upcoming possible flood especially you who live in Jakarta and any other place with high risk of flooding.

Wassalamu ‘alaikum, wr wb.
Cheers

atviana

ps: please don’t take out and use any of my pictures or materials from this site without my consent. My pictures and materials are protected under copyright law.

Advertisements