Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

windmill

Heyho…

Saya baru pulang dari ngurus surat-surat penelitian di Kabupaten Kudus, dan ternyataaa negara ini masih negara birokrasi, ngurus penelitian antar provinsi musti pengurusan melalui kesbangpolinmas lintas provinsi. Artinya saya musti ngurus dari Yogyakarta, trus ke Provinsi Jawa Tengah di Semarang, baru turun ke Kabupaten Kudus. What a stuff!

Anyway, untuk mengusir kepenatan, saya teringat janji saya beberapa minggu lalu (bulan mungkin) mau melanjutkan seri Traveling Talk: Eropa Trip untuk bagian 3. Di bagian ini saya akan menuliskan beberapa pengalaman yang sifatnya perjalanan sehari penuh tanpa menginap. Sebenernya saya nggak terlalu banyak punya pengalaman perjalanan sehari gitu. Temen-temen saya yang punya lebih banyak pengalaman. Nanti saya juga akan mencantumkan beberapa pengalaman mereka. Hehehe..

Perjalanan sehari ini termasuk perjalanan di seputar Belanda dan perjalanan ke Jerman. Karena saya kemarin tinggalnya di Enschede —kota di dekat perbatasan Belanda dan Jerman— teman-teman saya beberapa kali melakukan perjalanan darat by bike ke Jerman. Hohoo… Jermannya nggak jauh-jauh sih, paling kota tetangga. Sekitar sejaman gitu, but it’s pretty awesome and I obviously couldn’t do it. —Gw mah perjalanan yang pake tenaga sendiri kalau bisa sangat dihindari :p Mehehehe…

Taman Bunga Keukenhof

Jika teman-teman mengunjungi Eropa pada awal musim semi, Maret-April, jangan lewatkan untuk mengunjungi Keukenhof. Worth it banget! Dijamin! Letaknya di Lisse dekat dengan AMsterdan dan Bandara Schipol, g deket-deket juga sih tapi lumayanlah. Mengunjungi taman ini paling oke kalau rombongan jadi tiketnya bisa lebih murah atau beli tiket sekalian tiket bus dari Amsterdam ke Lisse nya, detail ada di web nya Keukenhoff. Tiketnya sekitar 14-16 Euro (untuk yang paket bis, dewasa) Katanya, Keukenhof merupakan taman musim semi terbesar sedunia, dengan koleksi tulipnya. Ada juga koleksi-koleksi yang lain. Biasa tiap hari atau tiap minggu pamerannya berbeda. Di hari-hari tertentu juga ada parade. Like Heaven banget deh. Disini untuk pertama kali saya melihat bunga sakura jepang, sama turis-turis jepang pulak.. hahaha.. 

Menariknya taman bunga ini setiap tahunnya selalu memiliki tema yang berbeda-beda. Untuk tema musim semi 2013 lalu adalah London dan Britain, jadi ada taman tulip yang dibentuk seperti Big-Ben dan beragam atraksi London terkenal lain c: Berikut ini cerita saya sebelumnya tentang Keukenhof.

Nisa and Me

Nisa and Me

Volendam

Nah ini merupakan kota dengan gudangnya oleh-oleh murah (kata temen-temen gw siiy) oleh-olehnya temasuk gantungan kunci, sweater, kartu pos, coklat bahkan keju. FYI keju nya enak-enak, my most fav is edam cheese. Ewwh.. bagi pecinta keju kayak saya merupakan  surga (lagi) hehehehe…

Oh iya lupa. Untuk jalan-jalan di belanda, usahakan selalu mengunakan Daagkart. Ini adalah tiket kusus yang dijual di convenient store macam Albert Heijn, Hema, dan lain-lain (kalo di Indonesia macam Indomare* dan Alfamar*). Nah tiket ini biasanya dijual berkisar 15-17 euro dapat dipakai selama 24 jam kemana saja di dalam wilayah Belanda. Hanya berlaku untuk kereta. Untuk Bus Kota dan Trem variatif dari 2-3 Euro per sekali naik. Karena tiket kereta di Belanda mahal bisa sampai 20an Euro sekali jalan, Daagkart sangat-sangat berguna. Untuk tau kapan waktunya Daagkart dijual (karena ini sistemnya beli sekarang pakainya nanti) cek selalu web KAI nya Belanda: http://www.ns.nl/.

Den Haag

Den Haag adalah kota pusat pemerintahan ini Kerajaan. Di kota ini juga lokasi-lokasi Kedubes Indonesia :3. Yang sempat mengunjungi adalah temen-temen, saya nggak ikutan waktu itu, so I don’t really have anything to tell honestly. Semua-semua bisa dibrowsing kok. Hehehe..

 

Rotterdam

Ini merupakan kota pelabuhan di Belanda, sama seperti Den Haag, saya juga g pernah kesana >,<

Amsterdam

Well, banyak banget atraksi di Amsterdam. Amsterdam terkenal dengan banyaknya museum yang dimilikinya, sebut aja Van Gogh Museum, Madam Tussaud, Rijkmuseum Amsterdam, Anne Frank House, Steldelijk Museum bahkan Sex Museum. Dan tau nggak beberapa museum itu berjajar dan berhadap-hadapan. Jalan kaki doang dari stasiun Amsterdam, enak banget :D

Selain itu atraksi lain di Amsterdam adalah naik boat sewaan dan jalan-jalan sepanjang kanal. Sama seperti Giethoorn si, cuma atmosfernya beda disini kan lebih kota. In my own opinion Amsterdam itu sifatnya nyeni soalnya banyak banget museum dan galerinya.

in front of madame tussaud

in front of madame tussaud

Giethoorn

Green Scenery

Nah ini, tempatnya agak nyungsep dipedalaman. Untuk kesana butuh beberapa kali ganti kereta (transit) dan dilanjut sama bis. Trus bis nya ada jam terakhir, so be careful! Tapi worth it banget kalo pengen liat pedesaan Dutch dengan nuansa culture yang kental. Rumah-rumah khas dengan halaman-halaman rumput terpangkas rapi serta taman-taman indah dipisahkan oleh kanal-kanal. Jangan lupa jembatan-jembatan cantiknya. Orang bilang ini adalah Venesia nya Belanda. Tapi kalo saya bilang sih, ini khas Belanda banget, asri! Liat bahasan saya tentang Giethoorn disini. Sewa Boat di Giethoorn beragam. Aku lupa kemaren sekitar 5 atau 3 jam gitu kita muter-muterin Kanal seorang bayar 8 Euro apa ya. Lupaaa…

Deventer

end cover

Deventer adalah salah satu kota tertua di Belanda. Sejarahnya panjang termasuk sejarah banjirnya. Saya mengunjungi Deventer untuk keperluan class excursion, melihat menejemen kota ini dalam penanganan banjir. Yang menarik adalah, kotanya yang dibelah sungai, dan saat saya sampai ke Indonesia ternyata Deventer dan Enschede dilanda banjir. Tempat-tempat yang kami kunjungi terendam air cukup tinggi (sampai 2 meter).

Pengalaman berkesan selama trip Deventer adalah kami makan siang disebuah rumah makan Indonesia. Namanya Java House. serius makanannya enak-enak. Jadi kalo ke Deventer, kesana aja. hohoho… Sebenernya biasa sih kalo di Belanda itu banyak tempat makan, toko souvenir khas Indonesia. Cuma kalo pas lama g makan rendang misalnya, trus ke sini dan rasanya bener-bener oke merupakan kepuasan batin (Lagi-lagi saya menunjukan bahwa saya cenderung suka sekali makan slash istilah kerennya adalah kuliner *wink..). Lihat ulasan tentang Deventer disini.

Cologne, Germany

after all this time

Perjalanan sehari saya yang lain adalah perjalanan ke Cologne. Well, yang paling berkesan adalah Hohenzollernbrücke, tempat para lovebirds mengunci padlock mereka. Pengalaman yang berbeda aja. Disini juga untuk pertama kali saya naik kereta gantung. Karena apa, di Indonesia mahal sodara-sodara.  :D untuk perjalanan ke Jerman biasanya ada tiket perjalanan grup. Jadi satu tiket bisa dipakai sampai 5 orang. Sekitar 42 Euro sekali jalan. Lumayan kan kalo rame-ramean. Ini sih hitungannya dari Enschede loh ya.

Saran saya, seperti yang sudah saya ungkapkan di postingan Europe Trip bagian 1, gunakanlah maskapai yang murah atau bis sebagai alternatif. Dan saran saya lagi, sebelum kemana-mana pastikan perkiraan cuaca, dan antisipasi misalnya hujan, suhu dingin/panas dsb. Orang Indonesia gampang shock kalo kena cuaca (yang katanya) ekstrim. Hehehehe…

note: klik foto untuk mengetahui cerita dibalik foto ini c: baca Eropa Trip bagian 1 dan Eropa Trip bagian 2 sebelumnya.

Sekiaaan, semoga berguna!

Cheers

atviana

Advertisements