Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Paris Je taime

Entah kenapa, I have my own interest to continue this series post eagerly. Well, this part consists of my wish list of places that I want to visit and the ‘I have been there’ attractions of each city. Enjoy!

Milan

Kita mulai dari Milan ya. Hoo. Untuk para pecinta Liga Italia, tentunya daya tarik terbesar dari kota ini adalah San Siro, stadion Inter Milan dan Ac Milan. Sedangkan untuk fashionista, Milan adalah pusat mode dunia lo… but both of them were not really mean to me. Pertama saya bukan pecinta bola, kedua, I couldn’t afford the high fashion of Milan. Wkwkwk… :D Jadi yang affordable ajalah.

Di seri Traveling Talk: Eropa Trip bagian 1 kemarin sudah saya jelaskan mengenai tempat penginapan yang kami pakai di Milan, nah kali ini saya akan membahas tempat yang kami kunjungi, kuliner dan transportasinya. Sebelumnya saya juga udah pernah menulis tentang Trip saya di Milan: Memorable Milan.

Kayaknya semua kota-kota di Eropa memiliki system transportasi yang terintegrasi sehingga nyaman banget deh. Pertama datang ke Milan langsung berasa awesome aja, soalnya di NL kan nggak ada subway, so that was my first time experiencing subway. Transportasi kota di Milan adalah yang paling murah dibandingkan ke2 kota lain. Dari bandara yang terletak di luar Milan (deket juga sama Venesia, jadi saran saya main ke sana juga kalo punya waktu) ada layanan bus menuju Milan seharga 5 atau 6 Euro gitu. Untuk jalan-jalan di dalam kota untuk semua tempat di Eropa saya sarankan untuk membeli tiket harian. Di Milan harganya 4.5 Euro yang bisa dipakai selama 12 jam sejak pertama kali digunakan. Dan asiknya lagi, tiket ini sudah mencakup, subway, trem, bus, and any other mass city transport. Amazing huh? Indeed!

old trem

old trem

Dan yang bikin saya amaze lagi adalah, jadwal kedatangan semua hal itu presisi tau. Missal kita lagi nunggu bis nomor XX, di papan pengumumannya akan diberitahukan berapa menit lagi si bus datang, wew banget kebanting sama kalo lagi nunggu bus Trans Jogja. Hahahaha.. peace! Selain itu di satu titik stasiun subway (karena terintegrasi) akan ada halte bus/trem jadi kita bisa ganti2 mau naik apa. Saking senengnya di Milan saya mencoba semua jenis transportasinya. Hahahaha.. :3

Kemudian hal menarik lain adalah saya suka makanan Italia, so disini saya bener-bener kuliner, hehehe… Kebetulan pas baru nyampe di Milan, sebelum check in kita nemu Pizaria halal deket stasiun pusat kota. Pizaria itu kedai yang menjual macam-macam pizza. So it was a perfect timing, lucky us. Di Eropa banyak banget kedai makan orang Turki/timur tengah, jadi kita bisa nyicipin yang halal-halal, yippe…

pizza time

pizza time

Selain pizza, I love gelato so much. Bisa dibilang trip seminggu itu saya makannya pure roti dan gelato. *smirk. Kalo nggak salah makan nasi cuma 2 kali, pas di Barcelona sama di Milan hari terakhir, dan nyatanya biasa-biasa aja. Jadi sebenernya orang Indonesia harus makan nasi itu sugesti doang lo. Sekali makan ditempat kayak gitu sekitar 10 -15 Euro an. Es krim biasanya 1-2 Euro untuk 2 scoop rasa berbeda. Really heaven…

es krim

es krim

Selain Pizzaria, saya juga mengandalkan McD. Bener-bener kebalikan dari kebiasaan di Indonesia. Di Indonesia saya sama sekali nggak makan McD kecuali McFloat dan Sundae nya. Beda tau rasanya, rotinya lebih lembut, ada sayur disetiap burgernya. Our favorite menu adalah burger ikan dan kentang goring. Hal lain yang menarik tentang McD adalah tiap Negara beda jualannya. Di Milan mereka ngasih pilihan saus yang rasanya kayak saus kari gitu, tapi di Paris enggak. Emang sih junk food abis, but it’s the only way to survive, right? Biasanya kalo makan di McD ngabisin 5-7 Euro atau malah less than that.

Selanjutnya lokasi jalan-jalan di Milan:

  1.  Stadion San Siro, kebetulan pas kita lagi di Milan, lagi ada tanding apaa gitu entahlah dan final katanya (entahlah) so temen-temen ada yang nonton (gw g termasuk yang pasti). Dan masing-masing merchandise store nya. Free. Masuk stadion bayar.
  2. Juventus Mega Store di pusat kota, letaknya saya lupa dimana deket Duomo Plaza, jalan kaki doang kalo g salah. Free. Belanja nya yang bayar :p
  3. Parco Sempione Garden. Salah satu green open space yang ada di Milan, tempat nongkrong anak-anak muda dan keluarga. Disini ada Arch of Peace (Napoleon’s Arc for Milano Peace) kayak Arc de thriomphe yang di Paris. Nah saya punya obsesi terpendam pengen foto di tempat kayak gini soalnya di Barcelona juga ada (Napoleon Bonaparte keren banget dah, ada dimana-mana Arc nya, soalnya Arc ini dibangun untuk menghormati doi kalo nggak salah, CMIIW). Cuma sayangnya nggak kesampaian untuk foto Arc yang di Barcelona. Di Parco Sempione Garden juga ada Sforza Castle, entah gimana sejarahnya, well, this building made me shivering, ngebayangin jaman dulu kalo pas lagi perang. Free.
  4. Duomo dan plaza nya. Salah satu gereja gotik yang terkenal banget. Well, kalo ke Eropa sih emang main attractions nya pasti gereja, kastil, istana, taman dan bangunan-bangunan bersejarah gitu. Di deketnya ada Galleria Vittorio Emanuele II, komplek shopping mall tertua di dunia. Disitu bakal nemuin deh outlet-outlet macam Luis Vuitton, Hermes, Prada (nyebutin nya aja udah bikin merinding). Free.
  5. Danau Como. Letaknya di luar Milan si, trus musti naik kereta lagi. Suasananya asik, Cuma mirip-mirip danau sentani dan lokasi rumah-rumahnya mirip-mirip pemandangan di Jayapura, so I felt little bit familiar there, hanya aja suhu udara, gaya bangunan dan isi orangnya beda. He… danaunya Free.
    Transportnya 4 Euro sekali jalan kalau g salah.
  6. Kemudian masih banyak sih bangunan-bangunan yang worth it buat dikunjungi, hanya saja bukan ranah saya so, saya nggak ikutan waktu temen2 maen ke sana. Free.
  7. Satu lagi yang saya sampai seharian nyarinya, Milan Great Mosque, dimana nggak ketemu sodara-sodara, and it was an amazing adventure honestly. Soalnya kan butuh nanya-nanya sama orang sekitar ada yg nggak ngerti bahasa inggris so kita gerak dan olah tubuh. Hahaha..
  8. Untuk tempat-tempat menarik lain browsing aja, biasanya banyak.. hehehe..
time for como lago

time for como lago

Barcelona

Barcelona adalah kota favorit saya sejauh ini. Jalanannya lebar-lebar rindang, outlet belanjanya cantik-cantik, café nya juga. Disini harga tiket hariannya lebih mahal lupa saya tepatnya 7 Euro kalo g salah. Dan Barcelona hanya menyediakan subway dan Bus, g ada trem nya kayaknya, CMIIW. Dari bandara ada layanan bus namanya AeroBus 6 Euro sekali jalan. Shuttle nya di Plaza de Catalunya deket hotel, ditempuh pake jalan kaki. Karena di Barcelona cuma bentar akhirnya nggak terlalu banyak tempat yang dikunjungi. Sekali lagi disini saya kuliner dan gelato hunting. :D

Menurut saya pribadi, transportasi kota di Barcelona adalah yang paling terawat dan paling bersih selain jalan-jalannya yang lebar. Sebelum kami melakukan trip sempat di wanti-wanti sama temen bahwa Barcelona itu banyak jambret, penipu dll. Pas udah nyampe di sono pun selalu di wanti-wanti sama waitress restoran, penjaga hotel dan kewaspadaan kami nomor 1 disini, eh nyampe Paris agak kendor, kenanya di Paris deh. Nasib!

Diagonal Station Sagrada Familia

Diagonal Station Sagrada Familia

Di Barcelona saya nyobain Paella (bacanya: Paea) makanan tradisional Spanyol. Mirip-mirip risotto gitu, nasi yang dimasak dengan kaldu seafood atau ayam dan pakai bumbu saffron. Enaaaak.. :3 satu pan kita makan ber3, Nisa, mbak Ayu dan saya sendiri :p. Trus makannya Bismillah.. Yah kita udah minimalisir sih, pesennya yang seafood, hanya aja biasanya dimasak pake wine gitu. :’( Berapaan ya, kayaknya kemaren makan rame2 gitu, sampe kenyang less than 10 Euro.

Tempat yang saya kunjungi dan pengen saya kunjungi di Barcelona:

  1. Picasso Museum. Kalo suka lukisan (I am apparently) kunjungi ini deh worth it banget kayaknya. Cuma saya nggak sempet. Bayar kayaknya.
  2. Arc de Triomf, Yang saya sebut sebelumnya. Di Barcelona juga ada. Cuma rada jauh siiy dari tempat nginep, waktunya nggak cukup. Free.
  3. Montjuic Castle. Temen-temen pada kesana hanya aja saya nggak ikutan, cape banget. Kata mereka worth it banget si, melihat daerah agak pegunungan (agak tinggi) dengan kastil-kastil khas eropa, benteng dan pemandangan sunset. Free. Naik cable car nya bayar.
  4. Stadion Camp Nou dan Barcelona FC Mega Store. Udah g udah dijelasin lah ya apa, dimana, dan bagaimana. Yang jelas mengapanya adalah karena ini merupakan favorit ayah saya. So he wanted me to buy him a jersey. Wkwkwk… pengen pake bajunya Messi masa… okelah. Free. Masuk ke stadion bayar 14 Euro pas lagi nggak ada tanding.
  5. Plaza de Catalunya. Sempet window shopping disini. Barangnya lucu-lucu, nemu sweater lucu. Harga nya lucu juga sih T,T. Tempat asik buat belanja pokoknya. Free. Kalo belanja baru bayar. Hahahaha..
  6. Sagrada Familia. The greatest church in the world. Katanya. Soalnya sekarang juga masih membangun. Tapi kalo di banding kan Duomo di Milan efeknya mantep si Duomo. Soalnya Duomo itu terletak di tengah plaza luas gitu. Sedangkan Sagrada kanan kirinya ada bangunan jadinya kurang wow. CMIIW. Free. Masuknya bayar kayaknya.

Lihat ulasan saya sebelumnya tentang Barcelona: Beautiful Barcelona.

Rose Garden

Rose Garden

Paris

Paris adalah highlight dari trip ini. Disengajakan demikian dan di Paris lah paling banyak tempat yang ingin saya kunjungi, daaan disini jugalah saya kehilangan 20 Euro gara-gara calo. So hati-hati lah yaw… :3 transportasi di Paris adalah yang termahal. Tiket hariannya hanya untuk kereta dan system subway nya dibagi menjadi 5 ring, Ring 1 sampai Ring 5. Harganya beda-beda termasuk tiket 1 harian, 3 harian dan 5 harian.  Lupa berapaan harganya tapi kisarannya 2-3 kali lipat dari Barcelona. Tips, selalu beli tiket dari mesin pembeli, atau dari loket informasi di stasiun, jangan percaya sama orang yang mau ‘pura-pura’ ngebantu karena mereka itu scammers. Hohoho…

Yang menarik adalah subway di paris itu bisa lebih dari 5 tingkat underground. Can you imagine it? Kota ini berdiri di atas 5 tingkat terowongan subway. Kalo gempa gimana ya… Untung bukan jalur gempa. :D

ini adalah wish list saya yang akhirnya terpenuhi (dan tidak) di Paris:

a dream come true

a dream come true

  1. Ngelihat Eiffel Tower. Yes, saya memimpikan ini udah lama banget, since I was a kid. Sejak belajar keajaiban dunia, saya terus bermimpi ingin mengunjungi semuanya, termasuk Menara Pizza dan Piramida Giza. Untuk menikmati Eiffel ada beberapa spot menarik, dilihat dari kejauhan atau dari dekat. Kemaren saya hanya sempet dari jauh jadi di Trocadero semacam anjungan dengan museum untuk melihat Eiffel dari sudut yang paling keren. Saya nggak ikutan pas temen-temen mengunjungi taman di sekitas Eiffel. But one of my wish list were coming true. Free.
  2. Ngunjungin Saint-Ouen Flea Market. Ini adalah Flea Market paling terkenal se Paris. Cumaaaa sayangnya adanya weekend doang, dan saya ke Paris itu hari Rabu-Jumat. So nggak kesampean. Free.
  3. Main ke Jardin de Luxembourg. Istananya kereeeen, tamannya cantiiik. Kalo kesini jangan lupa ke Sorbone, Universitas yang terkenal banget itu, deket soalnya. cuma kemaren g sempet karena udah mau malem. Free.
  4. Ngelihat koleksi Musée du Louvre. Rate tiketnya dari 11-16 Euro, dan you guess what? Gw masuk gratiiiiiss dwong… EU Student under 25 gratis disemua museum di Paris. Awesome! Disini ada koleksi yang super-duper keren. Ada mumi mesir, code of hamurabi yang ada di buku sejarah SMP, trus Monalisa, lukisan-lukisan realis (but it’s not my genre, jadi kurang suka lukisan-lukisannya) lebih prefer impressionist yang ada di Musée du Orsay, hanya saja nggak kesampaian padahal tinggal nyebrang lo dari Louvre.
  5. Musée du Orsay, ada lukisan Monet dan van Gogh yang saya suka. Free for EU Student under 25 :D
  6. Padlock Bridge di atas Sungai Seine yang ada di ending film Now You See Me. Ini adalah total kesalahan saya. Padahal pas di Paris jalan-jalan di sepanjang Sungai Seine dari Notre Dame sampai Louvre tapi nggak singgah ke sini, padahal di deket Louvre lokasinya. Fool Me. Padahal gw bakalan dapat foto-foto bagus kalo kesini. Free.
  7. Notre Dame at St. Louis Island, salah satu gereja tertua di Paris. Free.
  8. Sacre Coeur Basilica in Montmartre (Gereja lagi). Ini adalah titik tertinggi paris so worth it siy. Free.
  9. Foto di depan Arc de Triomphe in Champs Elysées, my another dream list, akhirnya kesampaian. Free.
  10. Istana Versailles. Bayar, hanya aja karena tiket kereta harian yang saya beli Cuma untuk ring 1-3, sedangkan Versailles di Ring 5, jadi g bisa kepake. Sayang si padahal pengen liat istananya Marie Antoinette.
  11. Masjid di Paris, hanya g kesampaian juga karena waktu yang terbatas. Padahal mesjidnya bagus lo dari browsing di internet. Hew…
inverted pyramid Musée du Louvre ~photo credit: mbak Nisa

inverted pyramid Musée du Louvre
~photo credit: mbak Nisa

Here is my review of my last Paris Trip: Prodigy of Paris.

Di paris McD masih menjadi teman setia. Di paris, breakfast menunya McD enak-enak. Dari salad buah sampai croissant, hoo.. trus mereka juga menyediakan Macarons macam-macam rasa. Tapi yang paling enak rasa coklat nya. :3 Selain McD, kebab turki dan pizza bisa jadi pilihan. Saya nggak rekomen masakan aslinya soalnya eww.. fancy abis.. 10 euro pasti baru desert atau appetizer nya doang, dan rata-rata pake wine pan masaknya. So musti milih-milih siy. Di sini adalah pertama kalinya saya nyobain gelato rasa Mint dengan isian coklat. Awww… enak banget. sampai sini pun saya masih suka makan gelato mint coklat di Artemy, belom pernah nyobain yang di Marie Anne’s. Kalo ke Jogja musti nyobain dua tempat makan es krim itu.

Macaroons

Macaroons

Banyak juga ya bahasannya. Sebenernya kalo dibilang seminggu nggak cukup untuk muter-muter. Apalagi di Paris masuk Museum gratis (buat saya) sebenernya pengen lebih lama stay di sana. Hanya aja senin nya udah kuliah siy, trus cape juga full seminggu isinya jalan-jalan. Hahahaha… seriously jalan-jalan selama seminggu. :D

Tuh kan kalo dihitung-hitung totalnya gak nyampe 300 Euro lo, but CMIIW (sapa tau hitungan gw kelewat). Next post saya mau cerita tentang jalan-jalan yang nggak pake nginep, yaitu jalan-jalan di Belanda dan di Jerman, so stay tune. :3

Selamat Hari Raya Idul Qurban untuk seluruh umat muslim di dunia, untuk follower dan reader saya.
Happy Eid Mubarak for all my followers, readers and friends out there, may Alloh swt bless our days… Happy Eid Mubarak…

Silahkan membaca kelanjutan seri Traveling Talk: Eropa Trip bagian 3.

cheers

atviana

 

Advertisements