Tags

, , , , , , ,

loa

“Gimana caranya?” Adalah pertanyaan yang sering saya dapet, tapi sejujurnya (dan ini saya berusaha untuk honest) semua itu tidak terlepas dari kuasa Alloh swt. Saya itu nggak ngotot-ngotot amat, terus kalo ada kerjaan atau tugas saya berdiri di middle zone, I try to do my best, but if there is any failure or mistake, it is very common for me… Jadi ketika pertengahan tahun lalu saya diterima di UGM, saya merasa bahwa Alloh telah memberikan kesempatan untuk saya sekolah lagi dan kelonggaran nafas untuk orang tua, karena tidak perlu ngasih jatah spp… Kemudian ketika saya diperbolehkan untuk studi ke Belanda, saya juga berpikir bahwa ini adalah rezeki Alloh yang tidak berbatas… hehe…

Hal yang ingin saya garis bawahi adalah effort, semangat dan prosessnya. Ini mungkin sudah sangat sering diomongin dan menjadi hal yang klise kedengarannya tetapi beneran lo ini terjadi sepanjang saya sekolah. Dulu, sewaktu diterima di IPB dengan seleksi rapot artinya apa yang diusahakan sewaktu SMA dalam bentuk performa akademik membuka jalan ke perguruan tinggi dengan jurusan yang berfokus pada masalah-masalah trending topic —coba siapa yang nggak aware sama istilah climate change sekarang? Meski saya juga gag jago-jago amat di sini… at least ngerti lah kalo disuruh ngajar anak SD.

Kemudian pas ngelamar beasiswa Kemdiknas di UGM, saya didukung dua professor dari lab tempat menghabiskan setahun masa nyusun skripsi, it means masa-masa dimana kita dimarah-marahin, dijutekin, diberi nasehat-nasehat ampuh dan saat-saat paling berkesan (baca: nangis darah sambil guling-guling) adalah jembatan untuk memperoleh trust dari pengajar yang sampai sekarang dengan tangan terbuka mau menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai Hidrologi, worth it banget kan…

Dan finally, saat seleksi untuk double degree ke Belanda pun galaunya nggak tanggung-tanggung, mulanya nilai TOEFL yang nggak nyampe (masalah klasik) hahahaha… Sampai 2 kali tes dalam 2 bulan berturutan baru melewati skor yang disyaratkan (Alhamdulillah). Kalo inget waktu ngambil hasil tes yang kedua di PPB UGM, pas ngelihatin lembar hasilnya ada ketawa garing, and it was me laughing at me >,< berasa nggak percaya… thanks to Yulia NKW udah dipinjemin buku dan bahan-bahan buat belajar… hehehe… Satu hal lagi yang saya pengen kasih tau, adalah usaha itu jangan sendirian, kita musti bersandar atau mengandalkan orang lain juga, banyak bertanya, banyak minta referensi —tapi jadi tipe yang nyebelin juga sih, mianeo

Setelah TOEFL nyampe, kegalauan berikutnya berkaitan dengan seleksi, bisa apa nggak lolosnya. Setelah semua persyaratan sudah berusaha dipenuhi, saya benar-benar menyerahkan semua sama Alloh. Karena tinggal keputusan jadi apa nggak kan kita udah gag bisa mempengaruhi lagi. Bagaimana Alloh mendistribusikan rezeki lewat Kemdiknas dan Prodi, dan voila, awal minggu lalu saya dan tiga teman lain dinyatakan menjadi mahasiswa double degree…

Well, sampai situ nggak berhenti soalnya tantangannya akan lebih sulit, yah bisa dibayangkan tugas-tugas, kuliah dalam bahasa yang bukan bahasa ibu (bikin kita translate berulang-ulang dalam kepala) apalagi dengan aksen Dutch, kemudian masalah tesis yang belom ada titik terang (udah deng dikit, cuma belom terang-terang amat). Intinya adalah proses, karena ini semua proses, tidak ada akhir yang abadi dari sebuah perjalanan kecuali akhirat, kan ya??

Dan akhirnya saya pengen mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang mungkin tanpa sepengetahuan saya diam-diam berdoa demi kelancaran studi saya (ciee…) semoga Alloh melimpahkan nikmat dan rezeki pula padamu, kepada teman-teman yang sudah saya jadikan tempat buat galau… yeah you know me, orang tergalau seplanet… dan kepada Orang Tua saya, individu yang paling banyak memberikan perhatian, mendoakan, dan memberikan support finansial sampai saya setua ini >,<, semoga Alloh melimpahkan karunia, ampunan dan surga Nya kelak… amiiiin…

Anw, udah lama ya saya nggak posting cerita yang sifatnya curhat total kayak gini. Tujuan utamanya adalah pengen memotivasi —siapa aja yang merasa termotivasi setelah membaca ini :p

Keep be inspired guys
Cheers

Atviana

Advertisements