Tags

, , , , , , ,

Kalau kita buat daftar sepanjang tiga minggu terakhir ini, banyak sekali kecelakaan telah terjadi baik yang melibatkan civitas IPB ataupun hanya berlangsung di wilayah Kampus IPB. Berita yang pagi ini saya dengar langsung dari saksi mata (dua orang penghuni Regina Bateng) Citra Pratiwi Hasbi dan Riyanti menambah panjang daftar kecelakaan tersebut. Long sigh..

Pagi tadi seperti tiap pagi yang lain pada pukul 7 (namun tadi pagi berangkat pukul 8) Citra menuju lahan Penelitian Akhir-nya di Kebun Leuwikopo depan gerbang utama IPB dan tepat pada saat itu sebuah kecelakaan terjadi. Saya juga tidak tahu benar korban dan kronologi kejadiannya, tetapi yang jelas adalah kondisi korban yang menderita luka cukup parah. Sampai saat ini saya belum mengetahui informasi lanjutan mengenai kecelakaan tersebut.

Beragam sebab menjadi pemicu dalam daftar kecelakaan tersebut, namun satu hal penting yang menurut saya saat ini sudah banyak tidak dipatuhi. Perilaku Tertib Berlalu Lintas.

Sebagai pengguna jalan raya (pengendara motor, mobil, penyeberang atau pejalan kaki), kita sendiri sering melupakan kewajiban kita untuk tertib berlalu lintas. Seperti yang sering terjadi, kita merasa tidak terlalu penting untuk menggunakan helm, memeriksa kondisi kendaraan dan kondisi tubuh saat mengemudi. Lampu lalu lintas dan polisi tidur seakan-akan menjadi momok yang ditemui di jalanan saat sedang terburu-buru. Padahal semua perlengkapan tersebut ada untuk mengatur lalu lintas dan meminimalisir terjadinya kecelakaan. Ataupun menggunakan jalan raya sebagai arena balap pribadi karena sudah telat masuk kelas kuliah dosen. Apalagi jalan yang sedang dilewati lebar, lurus tanpa macet dan rintangan, wuuuushh…

(saya jadi teringat jalan lurus, lebar dan mulus yang baru dibangun di dalam kampus yang menghubungkan Astri – MIPA – Faperta >> merupakan potensi kebut-kebutan baru.. hiiy..)

Perilaku tidak tertib berlalu lintas juga tercermin dari supir-supir angkutan umum (contohnya angkutan jurusan Kampus Dalam) yang umurnya jauh lebih muda daripada saya (#plaaaak) dan belum cukup dewasa untuk mengendarai mobil. Banyak pula pengguna sepeda motor yang masih tergolong remaja dan tidak sedikit juga yang masih anak-anak (yang saya yakini pada belum memiliki SIM — ataupun kalau punya pasti nembak) berseliweran di sekitar Darmaga dengan gaya gaul sok ngebutnya itu.

Saya bukan membicarakan masalah skill dan kemampuan mengemudi, tetapi terkadang para supir dan pengendara muda ini tidak cukup grown up di jalan raya. Emosi mudah tersulut, mudah saling menyalip, dan seringkali tidak memikirkan keselamatan diri sendiri, penumpang ataupun pengguna jalan yang lain. Tidak sedikit kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkot dalam kronologinya, seperti kecelakaan beberapa minggu lalu yang terjadi di Jalan Raya Darmaga ataupun peristiwa angkot terguling di Bubulak yang sama-sama merenggut korban nyawa, mahasiswa-mahasiwa terbaik IPB.

Saya rasa penting halnya bagi pihak kampus (melalui Ditmawa atau BEM), Kepolisian dan Pemerintah daerah setempat melakukan aksi sosialisasi kesadaran Perilaku Tertib Berlalu Lintas bagi mahasiswa dan masyarakat di daerah lingkar kampus (seperti saat disosialisasikannya perilaku tertib bermasyarakat yang disebarkan oleh pihak BEM dan Ditmawa beberapa saat lalu). Dengan harapan besar bahwa sosialisasi ini tidak hanya menjadi acara yang sifatnya seremonial (pengumuman yang hanya ditempel di mading-mading ukm, himpro atau badan mahasiswa) tetapi menjadi titik tolak kembalinya kesadaran untuk berlalu lintas dengan baik dan benar. Seperti halnya saat sosialisasi Earth Hour sepanjang Maret lalu, yang mengusung misi menyebarkan perilaku hemat energi secara berkelanjutan — tidak hanya pada saat seremonial berlangsung 31 Maret 2012 >,<

Meskipun saya samasekali tidak bisa mengendarai kendaraan bermotor jenis apapun (maaf) saya tetap berusaha mengingatkan diri sendiri, teman, orang tua, atau siapapun yang yang sedang berkendara untuk tetap terus berhati-hati…

Cheers

Atviana

PS: Long time with no post, and this is first post of April.. Mungkin postingan ini akan lebih lengkap bila ada data kecelakaan dari pihak kepolisian Darmaga atau dari pihak IPB sendiri but CMIIW..


Advertisements