Tags

, , , , , , , , , ,

Siang itu sehabis mengantar drh. Vivid ke pool bis di Tajur, saya dan Uni Jdjy kelaparan dan akhirnya memilih santap siang nasi timbel di M11. Berdasarkan rekomendasi banyak orang, tempat itu memang terkenal enak, dan that was my first time sodara-sodara. Nah sepulangnya dari sana, saya dan Uni Jdjy mengompori anak-anak kosan untuk ke sana juga.

Jumat pagi menjelang siang pukul setengah sebelas pergilah kami menuju Kampus Baranang Siang. Saya, Kak Mey, Ibu dan Citra sedangkan Kak Rian sudah menyusul. Jadilah kita brunch di Nasi Timbel M 11 dan itu sudah diniatin untuk nggak sarapan (disponsori oleh Ibu Veni yang murah hati, semoga rejekinya lancaaar amiiien :D).

Sebenarnya, tempat makan ini merupakan teras rumah yang disulap menjadi warung kecil. Meski kecil pengunjungnya banyak, lewat dari jam 1 siang, menu yang dihadirkan telah terbatas. Sehingga hari itu kami memilih untuk datang lebih pagi. Suasananya rumah jaman dulu, dengan pot-pot aglonema yang hijau dan anggrek-anggrek bulan putih ungu yang bermekaran. Si empunya menyukai anggrek agaknya.

Siang itu menu pilihan kami adalah pepes ikan mas dan ayam goreng. Sebenarnya saya ingin ayam bakar, cuma karena itu hari Jumat, pegawainya yang kebanyakan bapak-bapak, pergi menunaikan Sholat Jumat, jadinya ayam bakar tidak tersedia. Ya sudahlah..

Enjoy the cincau

Enjoy the cincau

Ini dia nasi timbel lengkap dengan lalapan, sambal, pepes ikan mas, ikan wader goreng kering dan tumis oncom. Pertama kali makan di tempat tersebut, saya jatuh cinta sama tumisan oncomnya. Padahal honestly, saya kurang suka oncom :p.

Pepes Ikan Mas

Pepes Ikan Mas

Selanjutnya, yang tidak boleh tidak dipesan adalah Es Cincau hijau yang dijual oleh bapak-bapak di gerbang tempat makan :D.

Es Cincau

Es Cincau

Di sini petanya..

Sampai ketemu di wisata kuliner berikutnya..

Cheers

Advertisements